Pneumonia merupakan peradangan akut yang terjadi pada parenkim paru (terutama pada alveoli dan bronkiolus respiratorius) ditandai dengan ditemukannya konsolidasi jaringan paru pada pemeriksaan fisik atau pencitraan radiologi. Secara umum dapat di klasifikasikan menjadi :
1.Berdasarkan Tempat Penularan :
a.Community-Acquired Pneumonia (CAP) : Infeksi ini didapatkan atau ditularkan dari lingkungan masyarakat diluar fasilitas kesehatan.
b.Hospital-Acquired Pneumonia (HAP): Pneumonia yang muncul 48 jam setelah seseorang masuk rumah sakit tanpa adanya tanda infeksi saat pertama kali dirawat.
c.Ventilator-Associated Pneumonia (VAP): Pneumonia atau infeksi paru-paru pada pasien yang menggunakan alat bantu napas (ventilator) yang dilakukan melalui selang di tenggorokan (intubasi endotrakeal), biasanya muncul setelah 48 jam atau lebih dari pemasangan.
2. Berdasarkan Predileksi Anatomi :
a. Pneumonia Lobaris : Peradangan ini mengenai seluruh atau sebagian besar lobus paru.
b. Bronkopneumonia : Bercak-bercak infiltrat tersebar pada lobulus atau bronkiolus (sering terjadi pada anak/bayi). Jenis infeksi paru-paru atau pneumonia ini yang menyebabkan peradangan pada saluran pernapasan utama (bronkus) dan kantung udara kecil di paru-paru (alveolus). Kondisi ini membuat kantung udara terisi cairan atau nanah, sehingga penderitanya mengalami kesulitan bernapas.
c. Pneumonia Interstisial : Mengenai jaringan interstisial paru.

0 Komentar untuk "Pneumonia"