BAB 3: Menghadirkan Shalat dan Dzikir dalam Kehidupan

Kurikulum Merdeka

BAB 3: Menghadirkan Shalat dan Dzikir dalam Kehidupan

📚 PAI & Budi Pekerti 🎓 Kelas VII / Fase D 🕋 Elemen: Fikih

❓ Pertanyaan Pemantik

  1. Mengapa seseorang yang rajin shalat seharusnya tidak berbuat bohong atau sombong?
  2. Apakah dzikir hanya dilakukan setelah shalat, atau bisa dilakukan kapan saja?
  3. Bagaimana shalat dan dzikir dapat membimbing seseorang untuk berdisiplin dan memiliki ketenangan jiwa?

A. Hakikat Shalat dan Dzikir

1. Pengertian Shalat

  • Bahasa: Doa atau memohon kebaikan.
  • Istilah: Serangkaian ucapan dan gerakan tertentu yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam, dilakukan untuk mengagungkan Allah SWT berdasarkan syarat dan rukun tertentu.

2. Pengertian Dzikir

  • Bahasa: Mengingat, menyebut, atau mengenang.
  • Istilah: Mengingat Allah SWT melalui lisan (kalimat thayyibah), hati, maupun perbuatan untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

B. Dalil Naqli Shalat dan Dzikir

1. Perintah Melaksanakan Shalat (Q.S. Al-Baqarah [2]: 43)
وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱرْكَعُوا۟ مَعَ ٱلرَّٰكِعِينَ

Artinya: "Dan laksanakanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan ruku'lah bersama orang-orang yang ruku'."

2. Dzikir Menenteramkan Hati (Q.S. Ar-Ra'd [13]: 28)
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ

Artinya: "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram."

3. Shalat Mencegah Keji dan Mungkar (Q.S. Al-'Ankabut [29]: 45)
ٱتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ ۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ ٱللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Artinya: "Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al-Qur'an) dan laksanakanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar..."

C. Syarat dan Rukun Shalat

Kategori Rincian Ketentuan
Syarat Wajib 1. Islam  |  2. Baligh  |  3. Berakal sehat
Syarat Sah 1. Suci dari hadats kecil & besar
2. Suci badan, pakaian, dan tempat dari najis
3. Menutup aurat
4. Masuk waktu shalat
5. Menghadap Kiblat
Rukun Shalat 1. Niat
2. Berdiri (bagi yang mampu)
3. Takbiratul Ihram
4. Membaca Al-Fatihah + Surat Pendek
5. Ruku'
6. I'tidal
7. Sujud
8. Duduk di antara 2 sujud
9. Sujud
10. Duduk Tasyahud Akhir
11. Salam
12. Tertib

D. Bacaan Dzikir Utama (Kalimat Thayyibah)

1. Istighfar
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ

Latin: Astaghfirullahal 'adzim — "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."

2. Tasbih
سُبْحَانَ اللهِ

Latin: Subhanallah — "Maha Suci Allah."

3. Tahmid
اَلْحَمْدُ ِللهِ

Latin: Alhamdulillah — "Segala puji bagi Allah."

4. Takbir
اَللهُ أَكْبَرُ

Latin: Allahu Akbar — "Allah Maha Besar."

E. Penerapan Hikmah dalam Kehidupan Sehari-hari

Nilai Shalat & Dzikir Penerapan Nyata Peserta Didik
Kedisiplinan Waktu Tepat waktu menunaikan shalat & tidak menunda-nunda tugas sekolah.
Pengendalian Diri Mencegah diri dari bullying, berkata kotor, dan berbohong.
Ketenangan Jiwa Menghadapi stres belajar atau ujian dengan banyak berdzikir.
Kedamaian Sosial Menebarkan kedamaian sesama teman (makna Salam di akhir shalat).

📝 Aktivitas Siswa (Kurikulum Merdeka)

  • Jurnal Mutaba'ah Yaumiyah: Buatlah tabel cataan shalat 5 waktu dan dzikir harian selama 1 minggu di buku tugas masing-masing.
  • Unjuk Kerja: Praktikkan tata cara shalat fardhu dan bacaan dzikir sesudah shalat secara tertib di mushalla sekolah/rumah.
Tag : study
0 Komentar untuk "BAB 3: Menghadirkan Shalat dan Dzikir dalam Kehidupan"

Back To Top